Beranda > usability > Komponen pengujian usability app web

Komponen pengujian usability app web

Tujuan utama evaluasi heuristik adalah untuk mengidentifikasi masalah yang berkaitan dengan rancangan antarmuka. Metode ini di kembangkan oleh Jakob Nielsen [NIE-12] berdasarkan pengalaman mengajar dan konsultasi selama beberapa tahun pada bidang usability. Evaluasi heuristik adalah salah satu jenis evaluasi  usability  yang paling banyak digunakan. Kepopuleran evaluasi heuristik adalah karena evaluasi ini cepat, mudah dan murah dalam implementasi.

Adapun kesepuluh aturan yang ada dalam evaluasi heuristic adalah :

1. Visiblity of sistem status / Visibilitas dari Status Sistem

Sistem harus selalu menginformasikan kepada pengguna apa yang sedang terjadi, melalui pesan yang baik dan waktu yang sesuai

2. Match between sistem and the real world / Kesesuaian antara Sistem dan Dunia Nyata

Sistem harus berbicara sesuai dengan bahasa penggunanya, menggunakan kata, kalimat, dan konsep yang biasa digunakan oleh pengguna

3. User control and freedom / Kendali dan Kebebasan Pengguna

Pengguna harus dapat secara bebas memilih dan melakukan pekerjaan (sesuai kebutuhan). Pengguna harus dapat mengambil keputusannya sendiri (dengan informasi yang jelas) berkaitan dengan pekerjaan yang sedang/akan dilakukan. Sistem harus memiliki kemampuan untuk undo dan redo

4. Consistency and standards / Standar dan Konsistensi

Pengguna tidak perlu mempertanyakan lagi mengenai perbedaan pemahaman pada sebuah kata dan kalimat, situasi dan aksi. Semua harus sudah mengikuti standar yang ada.

5. Error prevention  / pencegahan kesalahan

Merancang sistem yang mencegah terjadinya kesalahan lebih baik daripada merancang pesan kesalahan yang baik.

6. Recognition rather than recall / adanya pengenalan

Pembuatan objek, aksi dan pilihan harus jelas terlihat. Pengguna tidak harus mengingat-ingat informasi dari satu halaman ke halaman lain. Instruksi dan informasi pada sistem harus mudah diakses dan jelas terlihat pada saat dibutuhkan

7. Flexibility and efficiency of use / Fleksibilitas dan Efisiensi

Bagaimana membuat sebuah sistem yang mengakomodasi pengguna yang sudah ahli dan pengguna yang masih pemula. Berikan alternatif untuk pengguna yang “berbeda” dari pengguna biasa (secara fisik, budaya, bahasa, dll)

8. Aestic and minimalist design / estetika dan desain yang minimalis

Sistem hanya menghasilkan informasi yang relevan, informasi yang tidak relevan mengurangi visibilitas dan usability dari sistem.

9. Help and user recognixe , diagnose , and recover from errors / Bantu Pengguna untuk Mengenali, Mendiagnosa dan Mengatasi Masalah

Pengguna tidak perlu mempertanyakan lagi mengenai perbedaan pemahaman pada sebuah kata dan kalimat, situasi dan aksi. Semua harus sudah mengikuti standar yang ada

10. Help and documentation / fitur bantuan dan dokmentasi

Sistem harus memiliki dokumentasi yang relevan dan fitur help yang baik, sehingga pengguna dapat mempelajari segala sesuatu yang terkait dengan sistem.

Download  system ceklis Item-item dari setiap point heuristik evaluation disini (versi bhs.Indonesia)

Referensi 

[NIE12]  Nielsen,Jacob “Nielsen’s Ten Usability Heuristics”http://www.useit.com/papers/heuristic/heuristic_list.html” Maret 2012

About these ads
Kategori:usability
  1. aviq
    2013/01/15 pukul 9:32 AM

    terimakasih artikelnya sangat membantu pak.
    untuk sekarang ini metode apa yang paling tepat untuk penelitian usability web app

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: